Senin, April 20, 2026
BerandaEkonomiKapal Tanker Bermuatan LPG Tujuan Indonesia Berhasil Melintas Di Selat Hormuz

Kapal Tanker Bermuatan LPG Tujuan Indonesia Berhasil Melintas Di Selat Hormuz

INewsID.Com-Analitik pelayaran Kpler mencatat angka tertinggi kapal yang berhasil melintasi selat Hormuz sejak 1 Maret 2026 yaitu sebanyak 20 kapal. Dari puluhan kapal yang melintas si selat horrmuz tersebut, satu diantaranya adalah kapal tanker LPG dengan tujuan Indonesia.

Lima di antaranya mengangkut muatan dari Iran berupa produk minyak hingga logam. Sedangkan tiga kapal di antaranya merupakan pengangkut LPG dengan tujuan masing-masing ke China dan India.

Lalu ada satu tanker yang memuat LPG dengan tujuan Indonesia. Kapal itu adalah tanker berbendera Panama, Crave, yang mengangkut LPG dari Uni Emirat Arab menuju Indonesia.

Dua dari tiga tanker, Akti A dan Athina, mengangkut produk olahan minyak dari Bahrain dan masing-masing menuju Mozambik dan Thailand. Kapal tanker berbendera Liberia, Navig8 Macallister, mengirimkan sekitar 500 ribu barel nafta dari Uni Emirat Arab ke Ulsan, Korea Selatan.

Kemudian, kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) berbendera Liberia, Fpmc C Lord, mengangkut sekitar 2 juta barel minyak mentah Arab Saudi dan menuju Pelabuhan Mailiao di Taiwan, serta kapal berbendera India, Desh Garima, yang membawa sekitar 780 ribu barel minyak mentah Das dari Uni Emirat Arab menuju Sri Lanka.

Kapal Ruby membawa pupuk dari Qatar sedang menuju Uni Emirat Arab. Kapal tanker Merry M membawa petroleum coke dari Arab Saudi menuju Ravenna, Italia, juga berhasil melintas.

Saat ini, Selat Hormuz kembali ditutup oleh Iran karena Amerika Serikat (AS) menodai kesepakatan gencatan senjata sementara. Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan jalur vital tersebut kembali ditutup dan setiap kapal yang mencoba melintasi jalur akan menjadi target.

Pernyataan itu disampaikan kurang dari 24 jam setelah Iran sempat membuka kembali selat Hormuz.

“Kami memperingatkan bahwa tidak ada kapal jenis apa pun yang boleh bergerak dari tempat penjangkarannya di Teluk Persia dan Laut Oman,” demikian pernyataan Angkatan Laut IRGC Iran, dikutip dari Al Jazeera pada Minggu (19/4) seperti di lansir dari CNN.

Mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai bentuk kerja sama dengan musuh dan kapal yang melanggar akan dijadikan target.

 

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments