INewsID.Com-Tugas menjadi seorang pengurus tidak cukup hanya dengan modal khidmat semata. Akan tetapi kewajiban seorang pengurus yang memiliki wewenang mengelola organisasi, juga harus mampu menjadi payung bagi umat dengan cara mengelola managemen secara baik dan benar.
Mampu membaca kebutuhan umat dalam hal tata kelola managemen organisasi. Mengimplementasikan program dan gagasan untuk memperoleh capaian kinerja selama berkhidmat di organisasi.
Oleh sebab itu seorang pengurus harus mampu membaca, memaknai dan bekerja sesuai dengan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga yang di implementasikan secara rill dalam Peraturan Organisasi.
Kitab dasar organisasi inilah yang dijadikan sebagai rel dan pijakan visi misi jamiyah, sehingga semua pengurus akan memiliki visi dan misi yang sama dalam mengelola organisasi.
Oleh karena alasan keinginanya untuk memajukan jamiyah Nahdlatul Ulama di Ranting NU Kalurahan Sondakan, Ketua Tanfidziyah NU Ranting Sondakan, Sudrajat Kentas Pribadi melakukan silaturahmi ke Rois Syuriyah MWC NU Kecamatan Pasar Kliwon dalam rangka belajar dan menambah wawasan tentang pengelolaan organisasi NU yang baik dan benar.
Dikatakan Sudrajat, menjadi pengurus tidak cukup hanya dengan berkhidmat saja, tetapi juga harus mempu bekerja sesuai dengan aturan dan tupoksinya. Untuk itu pentingnya kita ngaji organisasi memahamkan apa yang belum kita ketahui, belajar kepada para sesepuh yang paham tentang jamiyah ke NU an.
Pengurus jangan hanya berkiprah di bidang amaliyah saja karena itu sudah menjadi tradisi di dalam kultur warga nahdliyin. Menjadi pengurus harus mau belajar mengelola managemen organisasi, membuat program prioritas, menengah dan jangka panjang yang langsung dapat di rasakan oleh umat dan bermanfaat bagi jamiyah.
‘ Di karenakan tantangan dan kondisi jaman saat ini jauh berbeda dengan dulu. Kemajuan tehnologi dan kondisi jaman menuntut kita berpikir obyektif lebih maju. Harus mampu menghadapi tantangan jaman dengan senantiasa tetap berpijak pada apa yang pernah menjadi pemikiran para pendiri pendiri NU ‘ Jelas Drajat dalam keteranganya.
Tak terkecuali melakukan siar dan dakwah seperti yang pernah di contohkan oleh para wali. Mengedepankan nilai nilai luhur budaya yang ada di tengah masyarakat yang tidak bertentangan dengan norma syariah agama.
Kyai Zainal Ashom, Rois Syuriyah MWC NU Kecamatan Pasar Kliwon menyambut baik silaturahmi yang di lakukan oleh Ranting NU Sondakan. Untuk belajar menjadi baik kepada siapapun kita bisa belajar, utamanya kepada para sesepuh yang memang memahami tentang organisasi.
‘ Sebab tugas seorang pengurus itu mengelola menagemen organisasi, agar dapat memayungi dan mewujudkan berbagai kebutuhan umat melalui program yang ada di dalam jamiyah, tukas Rois Syuriyah MWC NU Kecamatan Pasar Kliwon.



