Rabu, April 29, 2026
BerandaPeristiwaInsiden Tabrakan Kereta Di Bekasi Tinggalkan Berjuta Kepedihan, Mayoritas Korban Perempuan

Insiden Tabrakan Kereta Di Bekasi Tinggalkan Berjuta Kepedihan, Mayoritas Korban Perempuan

INewsID.Com-Insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat pada Senin, (27/4/26) antara kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line lintas Cikarang, meninggalkan berjuta kepedihan bagi para  korban dan keluarganya.

Kecelakaan tersebut berawal dari adanya mobil taksi listrik yang lebih dulu tersambar KRL karena melintang di atas rel pada jalur rel ke arah Jakarta.

“Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL (jalur perlintasan langsung) lintasan dekat Bulak Kapal ya. Yang membuat KRL-nya terhenti,” kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, seperti di lansir dari laman detik.com Senin (27/4/2026).

Akibat insiden tersebut, maka KRL menuju ke Cikarang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. KRL kedua berada di jalur yang sama dengan KA Argo Bromo Anggrek. Tak lama berselang, KA Argo Bromo Anggrek menabrak bagian belakang KRL arah Cikarang tersebut.

“KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo,” imbuhnya.

Benturan yang cukup keras menyebabkan kerusakan parah pada rangkaian kereta. Bahkan, bagian depan KA jarak jauh disebut menembus gerbong wanita KRL.

Data terbaru jumlah korban meninggal dunia mencapai 14 orang, puluhan lainnya luka-luka.

“Update 08.45 WIB, 14 meninggal dunia, 84 korban luka, proses penanganan masih berlangsung,” Ujar VP Corporate Communication KAI

Sedangkan penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

“Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” Imbuhnya.

Sementara itu akibat kerasnya benturan yang menghantam gerbong Perempuan, Kabasarnas Mayjen M Syafii kepada wartawan mengatakan, sebagian besar korban Perempuan.

Untuk mengetahui penyebab terjadinya insiden tabrakan tersebut, Tim Investigasi KNKT telah diterjunkan ke lokasi kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada gangguan operasional atau sistem perkeretaapian karena insiden awal di perlintasan.

KNKT mencurigai temperan taksi hijau di JpL85 membuat sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplasemen Bekasi Timur agak terganggu.

 

Sourcered
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments