INewsID.Com- Dalam rangka mempererat tali silaturahmi sekaligus menyatukan visi dan misi pemberdayaan muslimah, Srikandi Perjuangan Walisongo Indonesia menggelar agenda silaturahmi di Colomadu, Kabupaten Karanganyar, pada Jumat siang (24/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata Muslimah dalam memperkuat peran organisasi melalui penguatan character building, serta bakti srikandi Perjuangan Walisongo Indonesia kepada bangsa dan negara.

Ketua Srikandi Perjuangan Walisongo Indonesia, Bunda Wulan menyampaikan, bahwa momentum silaturahmi difokuskan untuk merancang berbagai program strategis sejalan dengan visi-misi organisasi, khususnya dalam  perjuangan menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa.
“Awalnya silaturahmi ini hanya direncanakan beberapa orang saja. Akan tetapi antusiasme pengurus yang lain juga ingin ikut serta, akhirnya banyak yang berkenan hadir di Colomadu. Bahkan ada juga yang datang dari luar Pulau Jawa,” ujar Bunda Wulan.
Melalui forum tersebut di harapkan dapat menyerap beragam ide dan gagasan yang nantinya dapat dirumuskan menjadi program kerja pemberdayaan di dalam mendukung visi dan misi organisasi, kemaslahatan umat, bangsa, dan negara.
Murni Silaturahmi dan Wadah Aspirasi
Senada dengan hal tersebut, Ketua Divisi 8, Bunda Evi, menegaskan bahwa pertemuan di Colomadu murni bertujuan untuk saling mengenal lebih dekat, merekatkan silaturahmi, serta mendukung seluruh agenda organisasi tanpa ada tendensi lain.
Kendati demikian, ia tidak menampik banyaknya aspirasi dan ide segar yang muncul dari para pengurus daerah yang hadir.
“Kami belum bisa merincikan program kerja ke depan karena masih menyerap masukan. Namun yang pasti, setiap program yang dijalankan nantinya harus membawa manfaat nyata bagi para muslimah itu sendiri, keluarga, organisasi, masyarakat, hingga bangsa dan negara,” tegasnya
Peran Strategis Muslimah dalam Dakwah
Srikandi Perjuangan Walisongo Indonesia merupakan wadah bagi para perempuan tangguh yang menjadi salah satu lembaga resmi di bawah naungan organisasi Perjuangan Walisongo Indonesia.
Kehadiran para srikandi ini tidak hanya sekadar mendukung landasan perjuangan organisasi, tetapi juga aktif melakukan dakwah di tengah masyarakat, khususnya bagi kaum Perempuan dengan meneladani nilai-nilai luhur ajaran Walisongo.
Perempuan dinilai memiliki keunggulan tersendiri, terutama dalam membangun komunikasi yang persuasif dengan berbagai karakteristik kaum hawa di masyarakat. Melalui pemahaman yang mendalam, dakwah bagi perempuan dapat diarahkan secara lebih tepat sasaran sesuai dengan skala prioritas kebutuhan umat./ red


