Senin, April 20, 2026
BerandaHukumKetua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara Tewas Di Tikam Di Bandara

Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara Tewas Di Tikam Di Bandara

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei (59) tewas di tikam di Bandara Sadsuitubun sekitar pukul 12:00 WIT.

Nus Kei yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Tenggara menumpangi maskapai Lion air JT880, dan mendarat di Bandara Udara Karel Sadsuitubun usai melakukan penerbangan dari Bandara Pattimura Ambon.

Di bandara Karel Sadsuitubun, Nus Kei turun dijemput oleh keluarganya. Namun selang beberapa menit, ia di datangi seorang pria memakai jaket merah mengenakan masker dan langsung menikamnnya.

Usai di tikam Nus Kei sempat berusaha menyelamatkan diri ke dalam ruang tunggu bandara dengan tubuh penuh luka tusukan pisau dan mengalami pendarahan.

Kakak Nus Kei yang melhat kejadian tersebut sempat mengejar dan menangkap pelaku. Namun Upaya tersebut gagal setelah sang pelaku penusukan melakukan perlawanan dan berhasil kabur.

Keluarga korban lantas memutuskan membawa Nus Kei ke rumah sakit, namunya rupanya nyawa Nus Kei tak sempat tertolong setelah pihak medis berusaha melakukan penanganan.

Nus Kei tewas dengan empat luka tusuk di bagian dada kanan dan kiri, leher kiri serta tulang belakang.

Nus Kei tiba di Maluku Tenggara untuk mengikuti Musda Partai Golkar Maluku Tenggara yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 22 April 2026

Sementara itu Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi menyampaikan,  polisi masih mendalami motif di balik penikaman yang menewaskan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora.

Dari keteranganya polisi sudah menangkap dua pelaku penikaman masing-masing HR (28) dan FU (39). Saat ini mereka tengah menjalani pemeriksaan intensif di Sat Reskrim Polres Maluku Tenggara.

“Untuk motif, sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,”ujarnya

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar korban dan simpatisan, untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Jangan ada aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Saat ini situasi di Maluku Tenggara aman dan kondusif.

 

 

SourceRED
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments