INewsID.Com-Zaenul Arfian Naser (Zaen) salah seorang perawat asal Indonesia yang sukses berkarier di salah satu rumah sakit swasta terkemuka di Timur Tengah (Arab Saudi), mengajak para tenaga ahli Kesehatan asal Indonesia untuk berani berkompetisi di luar negeri.
Ajakan yang di lontarkan pria alumnus S1 di Poltekes Surabaya dan S2 – Windsor Univeristy Biostatistik in public Health specialization – JOHN HOPKINS Univeristy tersebut bukan tanpa sebab. Pasalnya banyak tenaga ahli kesehatan asal Indonesia yang memiliki kompetensi unggul sulit mencari kerja di dalam negeri karena tidak berani berkarier di luar negeri.
Untuk itu melalui Nurse Opportunities Worldwide (NOW) yang di besutnya, Zaen mengajak para lulusan perawat yang memiliki kompetensi ahli Kesehatan untuk bergabung.
Di akuinya, perawat merupakan salah satu profesi vital dalam dunia kesehatan yang bertugas secara professional memberikan perawatan mandiri maupun kolaboratif.
Sehingga secara definisi, perawat adalah tenaga profesional kesehatan yang sudah lulus dari pendidikan tinggi keperawatan.
‘Baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh pemerintah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.’ Ujar Founder NOW yang aktif di berbagai yayasan sosial dan pernah memimpin salah satu Badan Otonom (Banom) organisasi Islam terbesar di Indonesia di posisi pengurus cabang.
Tugas, fungsi dan pokok perawat di katakan Zaen, adalah untuk memastikan pasien memperoleh pemantauan kondisi secara berkala selama masa perawatan di fasilitas kesehatan maupun di rumah.
Fokus utama profesi tersebut imbuhnya juga mencakup promosi kesehatan, pencegahan penyakit, pendampingan, serta perawatan fisik dan psikologis.
Oleh karena itu untuk menjadi seorang perawat, seseorang lebih dulu harus menempuh jalur pendidikan formal yang ketat dalam membentuk kompetensi, keterampilan klinis, dan etika profesi yang tinggi.
Kompetensi juga merupakan standar profesional dalam dunia kerja agar mereka mampu bersaing dengan yang lain.
Sementara itu Nurse Opportunities Worldwide hadir bukan saja membantu personal branding secara maksimal bagi para tenaga ahli kesehatan yang ingin berkarier di luar negeri, namun juga membantu kemampuan pengembangan diri berstandar internasional agar mampu bersaing di kancah global.
Sebagai professional muda di bidang kesehatan, Zaenul juga menggagas berdirinya sebuah yayasan di bidang sosial Pendidikan, sebagai wujud nyata kontribusinya kepada masyarakat.
Meski ia sukses menapaki karier dalam dunia kesehatan hingga ke mancanegara, namun jatuh bangun, tantangan dan keterpurukan pernah juga dialami, serta jadi cambuk bagi dia untuk kuat tak mudah patah semangat.
Pengalaman jatuh bangunustru menjadi motivasi untuk terus bangkit, tumbuh, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi sesama lewat motto, ‘ selama masih ada kesempatan dan tekad untuk berusaha, akan selalu ada ruang untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi orang lain.’


